Kuliah Paralel (PKSM, Program Kelas Sore/Malam) UNSURYA Jakarta - Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| ⌽ | Tamatan dan mhs Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) demikian juga Program Perkuliahan Reguler UNSURYA Jakarta mendapatkan Gelar, Ijazah, Status, serta Hak yang sama. | | ⌽ | Tamatan PKSM UNSURYA Jakarta mendapatkan gelar disesuaikan dengan jenjang studi serta prodi/bidang ilmunya, serta mendapatkan hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. | | ⌽ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) dan Program Perkuliahan Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah demikian juga Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Tamatan PKSM ataukah Tamatan Kuliah Reguler. Karena PKSM yaitu Program Perkuliahan Reguler dgn jadwal kuliah formal dan peserta kuliah formal yang berbeda. |
Sistem Studi
| ⌽ | Kompetensi dasar tamatan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma yaitu memperoleh kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan menyerap informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa senantiasa belajar. | | ⌽ | Di samping dibekali dengan keahlian bekerjasama dlm tim, Tamatan Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) UNSURYA Jakarta, juga dibekali keahlian utk memahami ilmu terhadap etika, dibekali ilmu serta pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, keahlian memahami ilmu serta pengetahuan berdasarkan bidang ilmunya, sekaligus dibekali dengan keahlian serta ketrampilan utk mengelola tim/organisasi secara teliti pada bidang yang disesuaikan dengan bidang ilmunya. | | ⌽ | Bagi mhs kuliah paralel (hybrid / blended) yang berkarir dengan sistem shift / penggantian waktu, tetap bisa mengikuti kuliah formal dgn baik. Karena sistem studinya diselenggarakan dgn kompeten dengan menggabungkan antara Program Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) dan Program Perkuliahan Reguler, sehingga bagi mhs yang kerja dengan sistem shift / penggantian waktu dapat mengikuti kuliah formal di program lainnya dgn metode tertentu. | | ⌽ | Tamatan Program Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma mendapatkan kemampuan penguasaan teori yang kuat sekaligus aplikasinya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang teliti; menaikkan sikap mental pakar yang berorientasi pd pemecahan solusi persoalan mengacu alur berpikir-sistem; sanggup menaikkan kajian-kajian teoritis konsepsional paling mutakhir; mempunyai keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian juga terapan. | | ⌽ | Sistem studinya diselenggarakan secara kompeten dan pantas utk karyawan yang sibuk dengan kerjanya demikian juga bagi yang belum bekerja. Di samping kuliah langsung berhadapan dng dosen pengajar, juga mendayagunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mhs bisa menuntaskan kuliah tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | ⌽ | Sekiranya mhs kuliah paralel (hybrid / blended) yang telah bekerja memperoleh giliran lembur, atau kerja dengan sistem shift / penggantian waktu, atau giliran kerja ke luar kota/negeri, mhs tsb dibolehkan tidak mengikuti kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan dengan melalui metode tertentu. | | ⌽ | Kurikulumnya mengacu Sistem SKS, dan kualitas kurikulumnya dirancang sedemikian rupa selain mengacu terhadap kurikulum nasional (kurikulum inti), demikian juga mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni, serta kepentingan terhadap studi utk meningkatkan ke kuliah formal dgn jenjang yang lebih tinggi dan profesionalitas dunia karier. | | ⌽ | Tamatan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun keilmuan yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan bidang kepandaiannya, bisa mengikuti perkembangan baru pd bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. | | ⌽ | Dengan pembekalan ilmu, teknologi, serta seni yang diberikan, tamatan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma mendapatkan kompetensi utk menjadi Sarjana (S1), Ahli Madya (D3) atau Magister/Master (S2) berdasarkan prodinya, yang bisa menaikkan identitas dirinya. Dengan demikian tamatan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Paralel (Hybrid / Blended) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma mempunyai keahlian dalam hal menuntaskan masalah sekaligus menaikkan ilmu serta pengetahuannya. | | ⌽ | Kompetensi tamatannya dalam hal menangani tiap persoalan, bisa mengungkap struktur dan inti masalah dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan solusinya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dengan bidang ilmunya; dapat menuntaskan persoalan secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri dlm berkarir serta berupaya. | | ⌽ | Mhs kuliah paralel (hybrid / blended) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau periode / tahun berikutnya tanpa dibebani biaya tambahan. |
Beban Kuliah & Masa Studi Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Kuliah Paralel (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 - 114 sks | 6 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | 4 semester | Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke S2 | Program Magister (MM, MH) = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester |
Memperoleh Pekerjaan BaruMhs (peserta studi) Program Kelas Sore/Malam (PKSM) di UNSURYA Jakarta yaitu person yang telah kerja demikian juga person yang belum bekerja.
Para mhs ini senantiasa menyatukan diri serta saling memberi bantuan menuntaskan kegalauan masing-masing. Baik kegalauan dlm hal kerja, akademik, finansial / keuangan, demikian juga masalah lainnya. Demikian juga dgn tamatannya, mendapatkan ikatan yang kuat utk saling memberi bantuan sesama tamatan UNSURYA Jakarta.
Selama ini mhs yang belum kerja, akan memperoleh pekerjaan dari rekannya demikian juga tamatannya, terutama rekan yang telah bekerja (sbg pegawai, profesional, pegawai negeri sipil, enterprenir, pengatur firma, dll-nya).
Kendatipun demikian mhs yang telah berkarir, senantiasa bisa menaikkan karir serta penghasilannya selama kuliah formal. Mereka mempunyai peninggian karir dan peninggian penghasilan dari rekan-rekannya.
Penyelesaian Cerdas (Pilihan Penting)
Jadi, bagi masyarakat yang belum berkarir dan relatif kesulitan dalam hal memperoleh pekerjaan. Maka mengikuti PKSM / Program Kelas Sore/Malam di UNSURYA Jakarta ini yaitu penyelesaian jitu utk mempunyai kerja. Yaitu menaikkan pengalaman melalui mereka (rekan-rekannya) yang telah kerja, serta akhirnya memperoleh pekerjaan dari rekannya demikian juga dari dirinya sendiri. Beserta menaikkan kuliah formalnya.
Bagi masyarakat yang telah bekerja serta relatif kesulitan dalam hal menaikkan karir serta menaikkan penghasilan. Maka mengikuti PKSM / Program Kelas Sore/Malam di UNSURYA Jakarta yaitu penyelesaian jitu utk menaikkan diri. Yaitu menaikkan kuliah formalnya beserta menaikkan pengalaman, karir, dan penghasilan. |
| |
| |